PayPal Donate

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

BidVertiser

Jumat, 30 April 2010

Shalat Qashar dan Jama’


Shalat Qashar dan Jama’

Jika dalam malasah bersuci terdapat rukhsah (keringanan) dalam bentuk tayamum sebagai pengganti wudhu atau mandi, maka shalat juga terdapat rukhsah. Rukhsah dimaksudkan agar ibadah yang diperintahkan dapat dilaksnakan dengan sebaik-baiknya tanpa memberatkan dan membebani umat Islam.
Ada beberapa rukhsah dalam shalat, orang sakit yang tidak mampu shalat dengan berdiri mendapatkan rukhsah berupa shalat dengan duduk atau berbaring. Orang yang dalam perjalanan (musfair). Pelajar, atau ketika mahasiswa yang sedang mengikuti perkemahan,karyawisata, KKN, atau ketika sedang berada pada suatu yang sulit, memperoleh rukhsah dalam bentuk qhasar dan jama’. Qhasar adalah meringkas bilangan rakaat shalat dari empat menjadi dua. Sedangkan jama’ merupakan rukhsah berupa dua waktu shalat yang dikumpulkan menjadi satu waktu.

SHALAT QHASAR

Shalat qhasar adalah shalat yang diperpendek atau diringkas bilangan rakaatnya. Shalat yang dapat di qhasar adalah shalat yang terdiri dari empat rakaat yakni Isya’, Dzuhur, dan Ashar.shalat Shubuh dan magrib tidak dapat di qhasar. Allah SWT Berfirman:

Dan apabila kamu berpergian dimuka bumi, maka tidaklah mengapa kamu mengQhasar shalat (mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adlah yang nyata bagimu. ” (QS. An-Nisa’: 101)

Dalam suatu hadits dari ”aisyah RA dijelaskan:

Mula-mula shalat itu diwajibkan dua rakaat-dua rakaat di Mekah.setelah Rasulullah SAW pindah ke Madinah, shalat yang dua ditambah dua rakaat lagi kecuali magrib, karena ia merupakan witirnya siang hari. Begitu juga shalat fajar atau shubuh, karena bacaannya panjang. Maka jika berpergian, beliau pun shalat seperti yang yang pertama dahulu, yakni yang di fardukan di Mekah." (HR.Ahmad, Baihaqi,Ibnu Hibban, dan Ibnu Khusaimah dari ’Aisyah).


Jarak Diperkenankannya MengQhasar Shalat

Banyak sekali pendapat yang dikemukakan oleh para ulama mengenai jarak diperbolehnkanya seseorang untuk menqhasar shalat. Ibnu Mundzir menyebutkan ada dua puluh lebih pendapat tentang masalah ini.
Namun, pendapat yang paling kuat adalah ; jarak yang menjadikan seseorang diperkenankan malakukan shalat qhasar bilamana seseorang telah berpergian sejauh tiga mil, sebagaimana hadits dari Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan Baihaqi dari Yahya bin Yazid bahwa ia berkata:

Saya bertanya kepada Anas bin Malik bin Malik tentang menQhasar shalat. Ia menjawab, ” Rasulullah SAW mengerjakan shalat dua rakaat kalau keluar sejauh tiga mil atau tiga farsakh

Hafizd Ibnu hajar menjelaskan dalam kitab al-fath bahwa hadits inilah yang paling sah dan paling tegas menjelaskan jarak berpergian yang diperbolehkan untuk mengqhasar shalat.


Shalat Jama’

Shalat jama’ adalah shalat fardu yang dikumpulkan, yakni dua waktu shalat yang dikumpulkan atau dikerjakan dalam satu waktu. Shalat jama’ dapat dilakukan terbatas hanya pada shalat dzuhur dan Ashar, magrib dengan Isya’. Shalat jama’ dalam pelaksanaannya ada dua yakni sebagai berikut:

  • Jama’ Takdim, yakni menjama’ shalat Dzuhur dengan Ashar pada waktu Dzuhur, atau Magrib dengan dengan Isya dikerjakan pada waktu magrib.
  • Jama’Ta’khir yakni menjama’ shalat Dzuhur dengan Ashar pada waktu Ashar, dan Magrib dengan Isya dilakukan pada saat Isya.


Syarat Shalat Jama’

  • Dikerjakan dengan tertib, yakni dengan shalat yang pertama misalnya Dzuhur dahulu kemudian Ashar, dan Magrib dahulu kemudian Isya
  • Niat jama’ dilakukan pada shalat pertama. 
  • Berurutan antara keduanya, yakni tidak boleh disela dengan shalat sunat atau perbuatan alainnya.


Shalat Jama’ dan Qhasar

Musafir atau orang yang sedang berpergian diperkenankan menjama’ shalat fardhu sekaligus mengqhasarnya. Yakni, mengumpulkan dua buah shalat fardhu dalam satu waktu sekaligus menyingkat shalat yang terdiri dari empat rakaat menjadi dua rakaat.
Contohnya, shalat jama’ qhasar untuk Dzuhur dan Ashar . maka tata cara pelaksanaannya adalah dua rakaat shalat Dzuhur dikerjakan terlebih dahulu, kemudia iqamah bila berjamaah, lalu dilanjutkan dengan shalat Ashar dua rakaat.


Sebab-sebab Diperkenankannya Shalat Jama’
Diperkenankannya menjama’ shalat pada kondisi-kondisi antara lain:

  • Keika berpergian atau musafir. Orang yang sedang berpergian diperkenankan menjama’ shalat sekaligus mengqhasarnya.
  • Ketika Hujan lebat. Dalam hadits disebutkan: ” Sesungguhnya Nabi SAW telah menjama’ shalat Magrib dan shala Isya pada suatu malam ketika turun hujan lebat”. (HR. Bukhari)
  • Kerana ada keperluan yang amat mendesak. Diperkenankan menjama’ shalat bila ada keprluan yang amat mendesak (selama tidak menjad kebiasaan) sekalipun sedang tidak berpergian. Misalnya:

Seseoang yang mengikuti pawai dari jam 13.00-18.00. ia diperkenankan menjama’ shalat Dzuhur  dengan Ashar pada waktu Dzuhur.
       
Sesorang mempelai atau pengantin yangt akan dopersandingkan dalam resepsi pernikahan pada jam 19.00 . untuk kepentingan ini ia mulai dirias sejak jam 17.00, maka ia boleh menjama’ shalat Magrib dan Isya pada waktu Isya, yakni ketika sespsi selesai.

Orang yang sedang terjebak kemacetan lalu lintas dari jam 17.00, ketiak sampai dirumah jam 19.00, sedangkan waktu shalat Magrib telah habis, maka ia boleh menjama’ shalat Magrib dengan Isya pada waktu Isya.

Shalat di Atas Kendaraan

Ketika kita sedang dalam perjalan dan waktu telah masuk , alangkah baiknya jika turun terlebih dahulu dari kendaraan untuk melaksankan shalat dengan cara mengqhasar sekaligus manjama’nya. Namun, jika tidak memungkinkan dan khawatir waktu shalat habis, maka para ahlul ilmi membolehkan shalat di atas kendaraan. Rukuk,sujud, dan menghadap kiblat dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan. Namaun, ada sebagian ulama yang menilai tidak sah shalat fardhu dikerjakan di atas kendaraan, mengingat rasulullah SAW tidak pernah melakukannya, kecuali shalat sunah.

Diatas pesawat misalnya, jika waktu shalat telah tiba sementara pesawat sedang terbang pada rutenya dan dikhawatirkan waktui shalat habis sebelum landing disalah satu airport, maka para ahlul ilmi telah sepakat akan wajibnya pelaksanaan sesuai kemampuan dalam rukuk,sujud, dan manghadap kiblat, berdasarkan firman Allah SWT:

Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu. ” (QS. At-Taqhabun : 16)

Dan berdasarkan sabda Nabi SAW:

Jika aku perintahkan kalian untuk melakukan sesuatu, maka lakukanlah apa yang kalian sanggupi. ” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Sumber : Buku Pintar Shalat Oleh : M.Khalilurrahman Al Mahfi

Kamis, 15 April 2010

SHALAT BERJAMAAH



Pengertian Shalat Berjamaah

Sahalat berjamaah adalah shalat yang dilakukan secara bersama-sama dan sekurang-kurangnya terdiri atas dua orang yakni imam dan makmum. Cara mengerjakanya, imam berdiri di depan dan makmum di belakangnya. Makmum harus mengikuti perbuatan imam dan tidak boleh mendahului .

Shalat yang disunahkan berjamaah sebagai berikut:

-         Shalat fardhu lima waktu
-         Shalat dua hari raya
-         Shalat tarawih dan witir dalam bulan ramadhan
-         Shalat minta hujan
-         Shalat gerhanan matahari dan bulan
-         Shalat jenazah.

Shalat yang dilakukan secara berjamaah lebih baik dan lebih utamadari shalat yang dilakukan sendirian (munfarid). Demikian halnya dengan shalatwajib lima waktu, dapat dilakukan sendirian (meskipun yang utama dilakukan secara berjamaah). Rasulullah SAW menggambarkan dengan perbandingan 27 derajad untuk shalat berjamaah dan 1 derajat untuk dilakukan sendirian. Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya:

Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat. ”(HR. Bukhari Muslim dari Ibnu Umar)

Maka dua puluh tujuh derajat dalam hadist tersebut bukanlah merupakan arti atau gambaran secara matematis, artinya kelipatan yang lugasdan pasti. Namun tersirat makna bahwa dalam shalat jamaah terkandung hikmah dan keutamaan yang sangat banyak, yang tidak didapat dengan shalat sendirian.

Hukum Shalat Jamaah

Ulama berselisih pendapat tentang hukum shalat berjamaah, adayang mengatakan fardu’ain, ada pula yang mengatakan sunah mu’akkad. Namun, yang terbanyak mengatakan bahwa hukumnya adalah sunah muakkad. Hal ini anatara lain didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa shalat berjamaah lebih baik dari pada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat. Jika shalat berjamaah hukumnya waji, mengapa Rasulullah SAW dalam haditsnya membandingkan derajat shalat berjamaah dengan shalat sendirian, yang juga mengandung makna bahwa shalat sendirian tetap sah. Bila hukumnya wajib, maka shalat sendirian tidak sah dan Rasulullah SAW tidak membandingkan antara keduanya.

Adapun pendapat yang mengatakan bahwa shalat berkjamaah itu hukumnya wajib anatara lain didasarkan  pada hadits nabi yang artinya:

Seseorang tuna (orang buta ) mendatangi Rasulullah SAW dan bertanya: ” Wahai Rasulullah, saya tidak punya penuntun yang akan membimbimg saya ke masjid ( untuk melaksanakan shalat berjamaah) .” Lantas ia meminta kelonggaran kepada Rasulullah untuk mengerjakan shalat di rumah saja. Rasul lalu mengabulkannya. Namun ketika orang tersebut berbalik hendak pergi, Nabi memanggilnya dan berkata ” Apakah engkau mendengar seruan adxan?” ia pun menjawab: ”ya.” Rasul Bersabda:”Maka jika demikian wajib”; (HR.Muslim dari Abu Hurairah).

Jumhur ulama berpendapat bahwa shalat berjamaah hukumnya sunah muakkad, yakni amalan sunah yang amat sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Yang Lebih Berhak Menjadi Imam

  1. Orang yang paling banyak hafalannya di antara jamaah. Jika ada dua orang yang mempunyai kemampuan sama dalam penguasaan al-Qur’an, maka pilih yang lebih banyak mengetahui al-Hadits, dan sekiranya terdapat kesamaan, maka pilih yang lebih tua usianya.
  2. Imam bukan orang yang dibenci oleh jamaah karena urusan agama.
  3. Orang yang masih asing dalam jamaah jangan menjadi imam kecuali dipersilakan oleh imam setempat.

Ketentuan Adab bagi Imam

  1. Imam hendaknya memperhatikan kemampuan atau keadaan jamaahnya, jika jamaah terdiri dari orang-orang tua atau ada yang sakit, maka hendaknya ia meringankan bacaan dan jangan membaca surah yang terlalu panjang.
  2. Imam hendaknya tidak melakukan takbiratul ihlam sebelum dikumandangkan iqamah.
  3. Sebelum memulai shalat, imam hendaknya memperhatikan barisan (shaf) jamaah. Jangan bertakbirarul ihram sebelum makmum merapatkan dan meluruskankan shaf, karenah lurus dan rapatnya shaf merupakan bagian dari kesempurnaan shlat berjamaah, dan imam bertanggung jawab atas kesempurnaan pelaksanaan shalat berjamaah.
  4. Saat takbir, baik takbiratul ihram maupun takbir intiqal, hendaknya imam mengeraskan suaranya.
  5. Diam sejenak setelah salam, baru menghadap ke arah jamaah atau makmum yang ada di belakangnya.

Jumat, 09 April 2010

SHALAT JUM'AT

Shalat Jum’at


A. Keutamaan Hari Jum’at

Hari Jum’at adalah hari yang istimewa bagi kaum muslimin. Dimana keutamaan disebutkan dalam hadits yg artinya sebagai berikut:

”Sebaik-baik hari adalah hari yang terbit matahari padanya, yaitu jumat, pada hari itu Adam diciftakan, pada hari itu ia dimasukkan kedalam surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan dari surga”. (HR. Muslim, ahmad, Tirmidzi, dan Nasa’i dari Abu Hurairah)

Dalam Hadits yang bersumber dari Abu Lubanah al Badari Rasulullah SAW menyebut hari jum’at sebagai ”Sayyidul Ayyam”. Kata ”sayyid” dapar berarti kepala, tuan,pemimpin, dan lain-lain., yakni sebuah kata untuk menggambarkan sesuatu yang lebih dari yang lain. Hadits ini selengkapnya berbunyi yang artinya:

Kepala (seutama-utamanya) adalah hari jumat, dan merupakan hari teragung di sisi Allah Ta’ala, bahkan bagi-Nya ia lebih agung dari hari Raya ’Idul Fitri atau ’Idul Adha. Pada hari jumat itu terjadi lima peristiwa yaitu: (1) Allah ’azza wajalla menciptakan adam As, (2) Allah Ta’allah menurunkan Adam ke Bumi, (3) Allah Ta’allah mewafatkan Adam, (4) pada hari jum’at ada suatu saat dmana tidak ada seorang hambapun memohonkan sesuatu pada-Nya, kecuali akan Allah kabulkan permohonannya itu selama yang dimintanya itu bukan sesuatu yang haram, (5) serta pada hari jumat itu pula terjadi kiamat. (HR. Ibnu Majah dan Abu Lubanah al Badri).


B. Pengertian Sholat Jum’at

Shalat Jumat yaitu shalat dua rakaat yang dikerjakan secara berjamaah pada waktu Dzuhur di hari Jumat dan diawali dengan dua khutbah . Hukumnya Fardhu ’ain bagi tiap-tiap muslim dewasa, merdeka,sehat,dan bermukim (tidak sedang berpergian).


C. Hukum Sholat Jum’at

Shalat Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim laki-laki dewasa, berakal sehat , merdeka (bukan budak atau hamba sahaya), dan berstatus mukim atau menetap (bukan dalam perjalan).

Allah SWT berfirman yang Artinya:

Hai Orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya QS.Al-lumu’ah : 9).

Rasulullah SAW bersabda yang Artinya:

Shalat Jumat itu wajib bagi setiap muslim dengan berjamaah kecuali empat orang, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak-anak, dan orang sakit”. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim).


D. Syarat Wajib Sholat Juma’ah

1. Islam
2. Baligh (Dewasa) , Anak-anak tidak diwajibkan shalat Jumat.
3. Berakal; orang gila tidak wajib shalat Jumat.
4. Laki-laki; perempuan tidak wajib shalat Jumat
5. Sehat ; orang sakit tidak wajib shalat Jumat.
6. Menetap; orang yang berpergian tidak wajib shalat Jumat


E. Syarat Sah Shalat Jumat

1.
Didirikan di tempat yang penduduknya menetap, baik di kota maupun di desa. Maka tidak sah shalat Jumat jika dilaksanakn di ladang atau sawah yang orang-orangnya hanya sementara berada di sana untuk mangggarap sawah atau ladang. Hingga saat ini, hal ini tidak menjadi polemik karena biasa di kerjakan di masjid-masjid.

2.
Berjamaah. Tidak sah shalat Jumat dilakukan sendirian, mengenai jumlah jmaahnya para ulama berpendapat, ada yang mengatakan minimal 40 orang , ada pula yang mengatakan 4 orang sudah termasuk berjamaah.

3. Dilakukan pada waltu Dzuhur
4. Sebelum shalat Jamat dilaksanakan didahului dengan dua khutbah.


F. Rukun atatu Isi Pokok Khutbah

1. Menyampaikan puji-pujian kepada Allah Seperti mengucap ”Alhamdulillah” dan sejenisnya
2. Membaca shalawat atas abi Muhammad SAW.
3. Membaca Dua Kalimat Syahadat
4. Mewasiatkan taqwa kepda Allah
5. Membaca ayat Al-Qur’an
6. Memohonkan doa dan maghfirah (ampunan) bagi sekalian mukminin pada khutbah yang kedua.

G. Tata Cara Pelaksanaan Dua Khutbah

1. Khutbah dimulai sesudah masuk shalat dzujur, yakni sesudah tergelincirnya matahari
2. Khutbah disampaikan dengan cara serta menghadapkan wajah ke arah jamaah.
3. hatib hendaknya mengucapkan salam seketika telah berada di atas mimbar
4.
Khatib berkhutbah dengan penuh semangat, suara lantang dan jelas, kalimat demi kalimat yang di sampaikan tertata baik,fasih,jelas,mudah dipahami,sederhana, dan tidak bertele-tele.
5.
Kedua Khutbah dimulai setelah adzanselesai dikumandangkan dan iqamah pun segera diserukan seketika khutbah kedua selesai.
6. Hendaknya khutbah dipersingkat namun padat dan tidak perlu panjang lebar.

Rasulullah Bersabda yang Artinya:

Sesungguhnya, lamanya (panjangnya) shalat seseorang dan pendeknya (singkatnya) khutbah merupakan tanda kebijaksanaannya. Oleh karena itu ,lamakanlah shalat dan persingkatlah khutbah kalian. (HR. Muslim dan Ahmad dari Ammar bin Yasir).


H. Sunah-sunah Sebelum Jumat

Sebelum berangkat untuk menunaikan shalat Jumat, ada beberapa amalan sunah yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW dan di anjurkan untuk ditunaikan sebagai berikut:

1. Mandi dan memnbersihkan tubuh
2. Memakai pakaian putih.
3. Memotong Kuku, kumis, dan sejenisnya
4. Mamakai wangi-wangian.
5. Memperbanyak membaca Al-Qur’an, Doa, dan dzikir.
6. Melaksanakan shalat sunah sebelum khatib naik mimbar sebatas kemampuan.
7. Memperbanyak doa dan shalawat atas Nabi Muhammad SAW.
8. Tenang dan Khidmat sewaktu khatib menyampaikan khutbah.


SUMBER : BUKU PINTAR SHALAT by M. Khalilurrahman al-Mahfani (Mahfan)

Rabu, 13 Januari 2010

AL - QUR'AN DIGITAL

Silakan Di Download Al-Qur'an Digital Dibawah Ini...Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua Dan insyallah memberi kemudahan...amin

Insya'allah Kita tidak Hanya Asal membaca dengan nada-nada yang indah tetapi kita dapat juga memahami dari kandungan ayat-ayat Al-qur'an tersebut...insya'allah...Amin

"Tampilan Al-Qur'an Digital"

Download Link:
Download al_quran_digital

KEISTIMEWAAN DAN KEUTAMAAN AL-QUR'AN



Keutamaan yang paling besar ialah bahwa ia dalah kalam Allah, yang pujian terhadapnya telah difirmankan Allah di beberapa ayatnya, yakni sebagaimana berikut ini.

“Dan, ini ( Alquran) adalah kitab yang telah kami turunkan yang Kami berkahi.” (Al-Anam:92)

“Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lurus.” (Al-Isra:9)

“Yang tidak datang kepadanya (Alquran) kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya.” (Fudhilat:42)

Dari hadist Utsman bin Affan r.a., bahwa Nabi SAW bersabda, “Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang paling mempelajari Alquran dan mengajarkannya.” (HR Bukhari)

Al-Fudhail r.a. berkata, “Orang yang membawa (membaca) Alquran sama dengan orang yang membawa panji Islam. Dia tidak perlu bercanda dengan orang-orang yang suka bercanda, berkumpul dengan orang-orang yang suka bermain-main, sebagai bentuk pengagunag terhadap Allah.”

Al-Imam Ahmad bin Hambal Rahimahulullah berkata, “Aku pernah bermimpi bertemu Rabbul Izzati dalam tidur. Aku bertanya kepada-Nya, ‘Ya, Rabbi, apakah sesuatu yang bisa dipergunakan orang-orang untuk mendekatkan diri kepada-Mu?’ Dia menjawab, ‘Dengan kalam-Ku wahai Ahmad.’ Aku bertanya lagi, ‘Dengan disertai pemahaman ataukah tanpa desertai pemahaman?’ Dia menjawab, ‘Dengan pemahaman ataukah dengan pemhaman’.”

Alquran Sebagai Pembela

Abu Umamah r.a. berkata: “Rasulullah SAW telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Alquran, setelah itu Rasulullah SAW memberitahu kelebihan Alquran.”

Telah bersabda Rasulullah SAW, “Belajarlah kamu akan Alquran, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannnya. Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan bertanya, ‘Kenalkah kamu kepadaku?’ “

Maka orang yang pernah membaca akan menjawab, “Siapakah kamu?”

Maka berkata Alquran, “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.”

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Alquran itu, “Adakah kamu Alquran?”

Lalu Alquran mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah SWT, lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota diatas kepalanya. Pada kedua, ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya, “Dari manakah kami memperoleh semua ini, padahal amal kami tidak sampai ini?”

Lalu dijawab, “Kamu diberi ini semua karena nak kamu telah mempelajari Alquran.”



Al Qur'an adalah kita suci umat islam yang diturukan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai rasul memiliki berbagi keistimewaan / keutamaan dibandingkan dengan kitab-kitab suci lainnya sebagai berikut di bawah ini :

1. Memberi pedoman dan petunjuk hidup lengkap beserta hukum-hukum untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia seluruh bangsa di mana pun berada serta segala zaman / periode waktu.

2. Memiliki ayat-ayat yang mengagumkan sehingga pendengar ayat suci al-qur'an dapat dipengaruhi jiwanya.

3. Memutus rantai taqlid yang menghilangkan kebebasan berfikir serta memperlemah kemampuan berupaya dan berkarya manusia.

4. Memberi gambaran umum ilmu alam untuk merangsang perkembangan berbagai ilmu.

5. Memiliki ayat-ayat yang menghormati akal pikiran sebagai dasar utama untuk memahami hukum dunia manusia.

6. Menyamakan manusia tanpa pembagian strata, kelas, golongan, dan lain sebagainya. Yang menentukan perbedaan manusia di mata Allah SWT adalah taqwa.

7. Melepas kehinaan pada jiwa manusia agar terhindar dari penyembahan terhadap makhluk serta menanamkan tauhid dalam jiwa.

Sumber:
http://traigani.wordpress.com

http://organisasi.org

Rabu, 16 Desember 2009

MENGENAL ALLAH SWT



Bagaimana ciri-ciri orang yang mengenal Allah? Kalau orang yang mengenal Allah setiap dia mengalami suatu masalah pasti masalah itu akan dikembalikan kepada Allah, berdoa dan mengadu kepada Allah karena hanya kepada Allahlah kita akan kembali.

Anda dapat mengenal Allah melalui Al-Qur’an, bahkan ada satu surat dimana Allah menjelaskan siapa diri-Nya, coba anda lihat Al-Qur’an surat Maryam – 65 yang berbunyi :

“Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi, dan apa-apa yang ada diantara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah?)”

Betapa indah dan tegasnya ayat tersebut, bahkan selain menjelaskan tentang siapa Allah ayat tersebut juga menjelaskan apa kewajiban kita sebagai seorang hamba kepada Sang Pencipta yaitu beribadah kepada-Nya, dan sampai kapan kita harus terus beribadah? sampai kita MATI.

Ibadah memiliki syarat agar ibadah itu di kategorikan sebagai ibadah yang benar yaitu :

* Ikhlas, ikhlas melaksanakan ibadah karena Allah
* Sesuai dengan syariat yaitu sesuai Al-Qur’an dan hadist jadi kalau tidak ada di dalam Al-Qur’an dan Hadist jangan dikerjakan karena bid’ah hukumnya haram dan amalannya akan tertolak

Pokok-pokok ibadah ada 3 yaitu :

* Mahabbah (rasa cinta)

Bagaimana caranya kita mencinta Allah? dengan mencinta semua perkara yang Allah cintai dan membenci semua perkara yang dibenci Allah. Allah berfirman,

“Katakanlah: Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada Allah dan rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik” (QS. At-Taubah: 24)

“(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada Allah dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram” (QS.Ar-Rad: 28)

* Khauf (rasa takut)

Rasa takut adalah kondisi jiwa yang tersiksa karena disebabkan takut kepada Allah, jika anda melakukan ibadah harus didasari rasa takut kepada Allah bukan kepada atasan atau bos di kantor dimana ibadah dilakukan karena bos di kantor rajin shalat jadi shalatnya supaya dilihat oleh bos bukan karena takut kepada Allah, Allah berfirman,

“Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman” (QS.Ali Imron: 17 5)

“Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku” (QS.Al-Maidah: 44)

“Hanya kepada-Ku lah kamu harus takut (tunduk)”. (QS. Al-Baqarah: 40)

Ada beberapa cara untuk menumbuhkan rasa takut :

1. Rasa takut bisa timbul jika anda mengetahui betapa kerasnya hukuman Allah kepada orang-orang yang bermaksiat.
2. Rasa takut bisa timbul dengan mengingat masa lalu dimana, saat waktu-waktu anda yang berharga anda gunakan untuk bermaksiat dan membandingkannya dengan masa saat anda dekat kepada-Nya.
3. Rasa takut bisa timbul jika kita mengenali sifat-sifat Allah
4. Menumbuhkan ketakutan dengan kondisi taubatnya apakah diterima atau tidak? dan takut kalau-kalau akan diakhirkan dengan kondisi su’ul khatimah.

* Ar-Raja (harapan)

Ar-raja adalah sikap berharap agar Allah membalas perbuatan anda dengan pahala dan mengharapkan akan diampuni dosa-dosanya dan mengharap datangnya rahmat Allah. Allah berfirman,

“Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan)” (QS. Al-A’raf: 56)

“Orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?” (QS. Az-Zumar: 9)

“Maka kami perkenankan doanya dan kami anugerahkan kepadanya yahya dan kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas” (QS. Al-Anbiya: 90)

Harapan sendiri terbagi menjadi 3 yaitu:

1. Harapan seseorang yang taat kepada Allah agar amal perbuatannya diterima Allah, diberi pahala kepada kemenangan surga dan dihindarkan dari siksa neraka.
2. Harapan seseorang yang berdosa dan bertaubat agar kiranya Allah mengampuni dosa-dosanya dan memaafkan kesalahan mereka.
3. Harapan seseorang yang berpanjang-panjang dalam meremehkan agama sambil terus bermaksiat dengan mengharapkan ampunan Allah sementara dia terus melakukan maksiat (meremehkan yang wajib dan melakukan yang haram). Harapan yang terakhir ini adalah harapan yang sia-sia

Allah berfirman,

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah” (QS. Al-Baqarah: 218)

“(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angannya ahli kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dari kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah” (QS. An-Nisa: 123)

Sumber:
http://istiqom4h.wordpress.com/2008/07/22/cara-mengenal-allah

Senin, 24 Agustus 2009

KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH

Shalat tarawih atau shalat malam memiliki keutamaan dan keistimewaaan sebagai salah satu ibadah di bulan suci Ramadhan. Apa saja keutamaan shalat tarawih itu?
Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.

Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah 'Arsy: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat."

Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

Pada malam kelima, Allah Ta'ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

Pada malam keenam, Allah Ta'ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir'aun dan Haman.

Pada malam kedelapan, Allah Ta'ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as

Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta'ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.

Pada Malam kesepuluh, Allah Ta'ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.

Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, "Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu."

Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta'ala menghapuskan darinya azab kubur.

Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.

Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : "Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku."



Demikianlah, keutamaan shalat tarawih yang disebutkan oleh Rasulullah SAW.

Senin, 10 Agustus 2009

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN


Pada pembahasan kali ini, kita akan mengkaji bersama mengenai keutamaan Ramadhan dan puasa di dalamnya. Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang saleh.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan,”(Dalam ayat ini) Allah ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ‘alaihimus salam.” (Tafsirul Qur’anil Adzim, I/501, Darut Thoybah)

Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,”Pintu-pintu surga dibuka pada bulan ini karena banyaknya amal saleh dikerjakan sekaligus untuk memotivasi umat islam untuk melakukan kebaikan. Pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dilakukan oleh orang yang beriman. Setan-setan diikat kemudian dibelenggu, tidak dibiarkan lepas seperti di bulan selain Ramadhan.” (Majalis Syahri Ramadhan, hal. 4, Wazarotul Suunil Islamiyyah)

Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah -yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ – وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ – لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr [97] : 1-3)

Dan Allah ta’ala juga berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3)

Ibnu Abbas, Qotadah dan Mujahid mengatakan bahwa malam yang diberkahi tersebut adalah malam lailatul qadar. (Lihat Ruhul Ma’ani, 18/423, Syihabuddin Al Alusi)

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Doa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar sebagaimana dalam Mujma’ul Zawaid dan Al Haytsami mengatakan periwayatnya tsiqoh/terpercaya. Lihat Jami’ul Ahadits, Imam Suyuthi)

Keutamaan Puasa

1. Puasa adalah Perisai

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga

3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan

4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

“Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

“Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)

6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.


Sumber :
muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/keutamaan-puasa-ramadhan.html

Rabu, 24 Juni 2009

DURHAKA KEPADA ORANG TUA

Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya ‘ah’, dan janganlah kamu membentak mereka. [QS. Al-Isra' (17): 23]

‘Uquuqul walidain (durhaka kepada orang tua) adalah dosa besar. Karena itu, Rasulullah saw. –seperti yang dikutip oleh Ibnu Al-Atsir dalam kitabnya An-Nihaayah—melarang perbuatan durhaka kepada kedua orang tua.

Seseorang dikatakan ‘aqqa waalidahu, ya’uqquhu ‘uqaaqan, fahuwa ‘aaqun jika telah menyakiti hati orang tuanya, mendurhakainya, dan telah keluar darinya. Kata ini merupakan lawan dari kata al-birru bihi (berbakti kepadanya).

Kata al-’uquuq (durhaka) berasal dari kata al-’aqq yang berarti asy-syaq (mematahkan) dan al-qath’u (memotong). Jadi, seorang anak dikatakan telah durhaka kepada orang tuanya jika dia tidak patuh dan tidak berbuat baik kepadanya, atau dalam bahasa Arab disebut al-’aaq (anak yang durhaka). Jamak dari kata al-’aaq adalah al-‘aqaqah. Berdasarkan pemaknaan ini, maka rambut yang keluar dari kepala seorang bayi yang baru lahir dari perut ibunya dinamakan dengan aqiiqah, karena rambut itu akan dipotong.

Yang dimaksud dengan al-’uquuq (durhaka) adalah mematahkan “tongkat” ketaatan dan “memotong” (memutus) tali hubungan antara seorang anak dengan orang tuanya.

Jadi, yang dimaksud dengan perbuatan durhaka kepada kedua orang tua adalah mematahkan “tongkat” ketaatan kepada keduanya, memutuskan tali hubungan yang terjalin antara orang tua dengan anaknya, meninggalkan sesuatu yang disukai keduanya, dan tidak menaati apa yang diperintahkan atau diminta oleh mereka berdua.

Sebesar apa pun ibadah yang dilakukan oleh seseorang hamba, itu semua tidak akan mendatangkan manfaat baginya jika masih diiringi perbuatan durhaka kepada kedua orang tuanya. Sebab, Allah swt. menggantung semua ibadah itu sampai kedua orang tuanya ridha.

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas r.a. bahwa dia berkata, “Tidaklah seorang muslim memiliki dua orang tua muslim, (kemudian) dia berbakti kepada keduanya karena mengharapkan ridha Allah, kecuali Allah akan membukakan dua pintu untuknya –maksudnya adalah pintu surga–. Jika dia hanya berbakti kepada satu orang tua (saja), maka (pintu yang dibukakan untuknya) pun hanya satu. Jika salah satu dari keduanya marah, maka Allah tidak akan meridhai sang anak sampai orang tuanya itu meridhainya.” Ditanyakan kepada Ibnu ‘Abbas, “Sekalipun keduanya telah menzaliminya?” Ibnu ‘Abbas menjawab, “Sekalipun keduanya telah menzaliminya.”

Oleh karena itu ketika ada seseorang yang memaparkan kepada Rasulullah saw. tentang perbuatan-perbuatan ketaatan (perbuatan-perbuatan baik) yang telah dilakukannya, maka Rasulullah saw. pun memberikan jawaban yang sempurna yang dikaitkan dengan satu syarat, yaitu jika orang itu tidak durhaka kepada kedua orang tuanya.

Diriwayatkan dari ‘Amr bin Murah Al-Juhani r.a. bahwa dia berkata, “Seorang lelaki pernah mendatangi Nabi saw. kemudian berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan (yang haq), kecuali Allah dan bahwa engkau adalah utusan Allah. Aku (juga) telah melaksanakan shalat lima (waktu), menunaikan zakat dari hartaku, dan berpuasa pada bulan Ramadhan.’ Nabi menjawab, ‘Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan (seperti) ini, maka dia akan bersama para nabi, shiddiqiin, dan syuhada pada hari Kiamat nanti seperti ini –beliau memberi isyarat dengan dua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah)—sepanjang dia tidak durhaka kepada kedua orang tuanya.’”

Hadits-hadits Tentang Durhaka

Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, “Sungguh celaka, sungguh celaka, sungguh celaka!” Seseorang bertanya, “Siapa yang celaka, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Barangsiapa yang sempat bertemu dengan kedua orang tuanya, tetapi dia tidak bisa masuk surga (karena tidak berbakti kepada mereka).”

Diriwayatkan dari Jabir bin Samrah r.a., dia berkata, Nabi saw. pernah naik ke atas mimbar, kemudian dia mengucapkan, “Amin, amin, amin.” Lalu beliau bersabda, “Jibril a.s. telah mendatangiku, kemudian dia berkata, ‘Wahai Muhammad, barangsiapa yang sempat bertemu dengan salah satu dari kedua orang tuanya (dan tidak berbakti kepada mereka), kemudian dia meninggal dunia, maka dia akan masuk neraka dan Allah akan menjauhkan dia dari (rahmat-Nya). Katakanlah (olehmu) ‘amin’, maka aku pun mengatakan ‘amin’. Jibril kemudian berkata, ‘Wahai Muhammad, barangsiapa yang menjumpai bulan Ramadhan (dan dia tidak berpuasa) kemudian meninggal dunia, maka Allah tidak mengampuninya, dimaksukkan ke neraka, dan Allah akan menjauhkan dia dari (rahmat-Nya). Katakanlah (olehmu) ‘amin’, maka aku pun mengatakan ‘amin’.’ Jibril kemudian berkata, ‘Barangsiapa yang ketika disebutkan namamu di sisinya, tetapi dia tidak (membaca) shalawat kepadamu, kemudian dia meninggal dunia, maka dia akan masuk neraka dan Allah akan menjauhkan dia dari (rahmat-Nya). Katakanlah (olehmu) ‘amin’, maka aku mengatakan ‘amin’.'”

Diriwayatkan dari Mughirah, dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kepada kalian perbuatan durhaka kepada ibu-ibu (kalian), menuntut sesuatu yang bukan hak (kalian), dan mengubur hidup-hidup anak perempuan. Allah juga telah membenci percakapan tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.”

Bukhari-Mualim meriwayatkan dari Abu Bakrah, dari bapaknya bahwa dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Maukan kalian jika aku beritahukan (kepada kalian) tentang dosa yang paling besar?’ Beliau mengucapkan sabdanya ini sebanyak tiga kali. Kami menjawab, ‘Mau, ya Rasulullah.’ Rasulullah saw. menjawab, ‘Menyekutukan Allah dan durhaka kepada orang tua.’ Saat itu beliau sedang bersandar, kemudian beliau duduk, lalu bersabda, ‘Ketahuilah, (juga) kata-kata palsu dan kesaksian palsu. Ketahuilah, (juga) kata-kata palsu dan kesaksian palsu.’ Beliau terus mengatakan hal itu sampai aku berkata, beliau (hampir saja) tidak diam.”

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Angin surga akan dihembuskan dari jarak lima ratus tahun dan tidaklah akan mencium bau surga itu orang yang suka menyebut-nyebut amal perbuatannya, orang yang durhaka (kepada orang tuanya), dan orang yang kecanduan khamr.”

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar r.a. bahwa dia bersabda, Rasulullah saw. bersabda, “(Ada) tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari Kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuannya, orang yang kecanduan khamr, dan orang yang suka menyebut-nyebut pemberiannya.”

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwa dia berkata, Rasulullah bersabda, “Di antara dosa yang paling besar adalah (apabila) seorang anak melaknat kedua orang tuanya.” Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin seorang anak melaknat kedua orang tuannya?” Rasulullah saw. menjawab, “(Apabila) anak mencaci ayah orang lain, maka berarti dia mencaci ayahnya (sendiri), dan dia mencaci ibu orang lain, maka berarti dia telah mencaci ibunya (sendiri).”

Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a. bahwa dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Tidaklah dianggap berbakti kepada sang ayah jika seseorang menajamkan pandangan (matanya) kepada ayahnya itu karena ia marah (kepadanya).’”

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar r.a., dari Nabi saw. bersabda beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah swt. tidak menyukai perbuatan durhaka (kepada kedua orang tua).”

Diriwayatkan dari Abu Bakrah r.a. dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda, “Setiap dosa akan Allah tangguhkan (hukumannya) sesuai dengan kehendak-Nya, kecuali (dosa karena) durhaka kepada kedua orang tua. Sesungguhnya Allah swt. akan menyegerakan hukuman perbuatan itu kepada pelakunya di dunia ini sebelum ia meninggal.”

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar r.a., dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda, “Keridhaan Allah itu ada pada keridhaan kedua orang tua, dan kemurkaan-Nya ada pada kemarahan kedua orang tua.”

Bentuk-bentuk Perbuatan Durhaka

1. Tidak memberikan nafkah kepada orang tua bila mereka membutuhkan.

2. Tidak melayani mereka dan berpaling darinya. Lebih durhaka lagi bila menyuruh orang tua melayani dirinya.

3. Mengumpat kedua orang tuanya di depan orang banyak dan menyebut-nyebut kekurangannya.

4. Mencaci dan melaknat kedua orang tuanya.

5. Menajamkan tatapan mata kepada kedua orang tua ketika marah atau kesal kepada mereka berdua karena suatu hal.

6. Membuat kedua orang tua bersedih dengan melakukan sesuatu hal, meskipun sang anak berhak untuk melakukannya. Tapi ingat, hak kedua orang tua atas diri si anak lebih besar daripada hak si anak.

7. Malu mengakui kedua orang tuanya di hadapan orang banyak karena keadaan kedua orang tuanya yang miskin, berpenampilan kampungan, tidak berilmu, cacat, atau alasan lainnya.

8. Enggan berdiri untuk menghormati orang tua dan mencium tangannya.

9. Duduk mendahului orang tuanya dan berbicara tanpa meminta izin saat memimpin majelis di mana orang tuanya hadir di majelis itu. Ini sikap sombong dan takabur yang membuat orang tua terlecehkan dan marah.

10. Mengatakan “ah” kepada orang tua dan mengeraskan suara di hadapan mereka ketika berselisih.

SUMBER :
http://www.dakwatuna.com

Senin, 22 Juni 2009

DOSA-DOSA BESAR



1. Syirik (Menyekutukan Allah SWT)

Tentang hal ini Allah SWT berfirman
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki- Nya". (An Nisaa: 48).

Dan Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maaidah: 72)


2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir"".(Yuusuf: 87).


3. Merasa aman dari ancaman Allah SWT.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
”Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)


4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.

Karena Allah SWT mensipati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'. Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).


5. Membunuh.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).


6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". An Nuur: 23)


7. Memakan riba.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)


8.Lari dari medan pertempuran.

Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu. tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)


9. Memakan harta anak yatim.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa: 10)


10. Berbuat zina.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69)


11. Sumpah palsu.


Yaitu jika seseorang bersumpah untuk melakukan sesuatu perbuatan, namun ternyata ia tidak melakukan perbuatan itu. atau ia bersumpah tidak akan melakukan sesuatu perbuatan, namun nyatanya ia kemudian melakukan perbuatan itu. Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih". (Ali Imraan: 77 )


12. Meminum khamar [minuman keras].

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan" . (Al Maaidah: 90).


13 Meninggalkan shalat.

Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat". (Al Muddats-tsir: 42-43 )


14. Melanggar perjanjian dan memutuskan tali silaturahmi.

Karena tali silaturahmi adalah salah satu ikatan yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk disambung. Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi". (Al Baqarah: 27 )

Minggu, 17 Mei 2009

100 IDE CEMERLANG TENTANG UANG



Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang Anda miliki. Kekayaan adalah apa yang masih Anda miliki pada saat Anda kehilangan semua uang Anda. (Roger Hamilton)

Tuhan menolong mereka yang menolong diri sendiri. (Benjamin Franklin)

Terlalu banyak orang membuang uang yang tidak mereka, untuk membeli barang-barang yang tidak mereka inginkan, demi mengesankan orang-orang yang tidak mereka sukai. (Will Rogers)

Sudah menjadi pekerjaan bank untuk menawari Anda pinjaman. Namun, tidak harus menerimanya. Masalah keuangan Anda akan terpecahkan dalam semalam jika Anda belajar untuk lebih sering berkata “tidak”. (Paul Hanna)

Pengeluaran meningkat seiring meningkatnya pendapatan. Tapi, pengeluaran pribadi tidak hanya meningkat sebesar peningkatan pendapatan, namun cenderung melebihinya. (Hukum Parkinson)

Bila Anda tidak bisa mendapatkan pekerjaan, mulailah bisnis Anda sendiri. (Walt Disney)

Para miliarder berpikir berbeda dengan orang kebanyakan. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk mencari hal-hal yang diabaikan orang lain, membalik asumsi, dan menciptkan tempat yang menguntungkan pada industri mereka. (Thomas J.Stanley)

Resiko hanya persoalan persepsi. Risiko itu besar nya sama dengan apa yang Anda inginkan. Ketika Anda bergairah untuk mencapai tujuan, maka risiko akan terasa kecil. (Paul Hanna)

Penurunan pasar bukanlah pukulan, tetapi peluang membeli. Jika orang kebanyakan mulai lari meninggalkan saham yang bagus, berlarilah untuk mendapatkannya. (Warren Buffet)

Setiap kali pengeluaran melampaui pendapatan, biaya pemeliharaan akan menjadi sumber kejatatuhan Anda. Jadi, jangan pernah menghabiskan lebih banyak dari yang Anda dapat. Seimbang neraca Anda. (Gregory B.Calhoun)

Saya tidak membuat transaksi untuk mendapatkan uang. Saya sudah punya cukup banyak, jauh lebih banyak daripada yang saya perlukan. Saya melakukannya semata-mata untuk melakukannya. (Donald Trump)

Jika kita fokus pada usaha memuaskan pelanggan, uang akan datang. Uruslah penjualannya, maka keuntungan akan mengikuti dengan sendirinya. (Jim Cantalupo)

Orang senang membicarakan kesuksesan sendiri, orang senang mengajar orang lain bagaimana cara berkembang menjadi lebih baik. Jadi, mengapa tidak mengambil keuntungan dari hal ini?. (Promod Batra)

Aset adalah sesuatu yang mengalirkan uang ke saku kita. Liabilities (beban) adalah sesuatu yang mengeluarkan uang dari saku kita. (Robert T. Kiyosaki)

Bila Anda ingin menghasilkan banyak uang, jangan malu-malu : tetapkan tujuan besar. (Donald Trump)

Jangan membeli sesuatu semata-mata karena Anda mampu membelinya. (Anonim)

Nilai dari bisnis ditentukan oleh arus kas bersih yang diperkirakan akan menjadi sepanjang hidup bisnis itu dikurangi potongan (diskon) bunga tertentu. Kita membeli seekor sapi untuk susunya, ayam betina untuk telurnya, selembar saham, tentu saja, untuk devidennya. (Warren Buffet)

Tidak adalah kata terbaik dalam kosakata bisnis. Jika Anda tidak mau mengatakan tidak pada bisnis yang buruk, tidak pada kesepakatan yang tidak menguntungkan, dan tidak pada hasil yang buruk agar bisa terfokus pada peluang yang lebih baik, Anda tidak akan menang. (William T. Monahan)

Investasi kolektif adalah cara terbaik menebarkan risiko Anda dengan uang terbatas. (John Whiteley)

Kekayaan adalah waktu yang dikendalikan. (Buckminster Fuller)

Sebagian miliarder merasa bahwa IQ adalah faktor kesuksesan mereka, sekalipun sebagian besar lainnya merasakan sebaliknya. (Thomas J. Stanley)

Kami sedang mendaki gunung yang curam dan di depan kami banyak gunung yang curam lainnya. Kami harus berusaha mencapai puncak tertinggi, tetapi dengan mengingat bahwa kami dapat jatuh setiap saat. (Bill Gates)

Berfokuslah pada solusi, bukan pada masalahnya. Jangan berkutat dengan pikiran negatif. Jangan tergantung pada pendapat orang lain. (Donald Trump)

Simbol aksara Cina untuk kata “krisis” sama dengan simbol yang pakai untuk kata ‘kesempatan’. Apabila Anda tengah mengalami kesulitan keuangan, pandanglah sekeliling. Mungkin ada kesempatan besar yang sedang menanti Anda. (Paul Hanna)

Waktu adalah Uang. (Benjamin Franklin)

Jangan pernah berbelanja dengan perut kosong. Kita malah akan membeli begitu banyak makanan yang tak akan pernah kita makan. (John Naisbitt)

Kita akan menunjukkan kepada dunia bahwa kita makmur, meskipun kita harus bangkrut untuk

mewujudkannya. (Will Rogers)


Jika utang Anda melebihi tiga kali pendapatan kotor tahunan Anda, berarti Anda melakukan kesalahn bodoh. Begitu juga bila Anda mengandalkan kenaikan gaji untuk menutup utang. (Dan Benson)

Sapi tidak memberikan susunya begitu saja. Kita harus memerahnya setetes demi setetes. (Promod Batra)

Apakah Anda berbelanja berlebihan karena punya banyak kartu kredit? Jika demikian, rusaklah satu kartu kredit sekarang! Selama beberapa bulan ke depan, teruslah mengurangi kartu kredit Anda hingga tersisa satu kartu saja. Bahkan, kalau perlu, sampai tidak tersisa satu pun. (Paul Hanna)

Bangunlah kepercayaan diri dimulai dengan kesuksesan kecil yang menuntun pada kesuksesan yang kian besar. (Donald Trump)

Jika kita berhungan dengan orang baik, Anda tidak membutuhkan sebuah kontrak. Jika Anda berhubungan orang yang tidak baik, tidak ada satu kontrak pun yang dapat melindungi Anda. (Adam M. Aron)

Inti pola pikir wirausaha adalah melihat, lalu melakukan sesuatu yang kreatif terhadap peluang yang terpampang. (John Naisbitt)

Ketika membeli suatu perusahaan, jangan membayar melebihi nilai intrinsik bisnis tersebut. Jangan menuruti emosi dan meninggalkan nalar. Jangan menggunakan ‘angka-angka konyol’ untuk menjadikan pembelian itu terlihat seolah-olah baik. Jangan membeli sebuah perusahaan hanya karena harganya murah. Jangan menggunakan saham dalam melakukan akuisisi jika Anda tidak memperoleh nilai penuh sebagai gantinya. Dan jangan percaya pada prediksi-prediksi pendapatan di masa depan yang diberikan oleh sang penjual. (Warren Buffet)

Berapa pun besarnya penghasilan Anda, tak ada artinya jika Anda tidak menyisihkanya. Apa gunanya punya gaji tinggi tapi membelanjakannya sampai habis? Seseorang yang gajinya 50% lebih rendah dari Anda tapi mampu menabung 20% gajinya, tetaplah lebih unggul dari Anda. (Paul Hanna)

Memiliki kecerdasan tinggi belumlah cukup, yang terpenting adalah menerapkannya dengan baik.(Rene Descartes)

Saya seorang investor yang lebih baik karena saya seorang pebisnis. Dan seorang pebisnis yang lebih baik karena saya seorang investor. (Warren Buffet)

Berusahalah untuk mewujudkan 3K yang ideal, yaitu kecepatan, kecerdasan, dan kepercayaan diri. (Jack Welch)

Anda akan terkejut dan senang mengetahui bahwa banyak toko sekarang ini mau melakukan tawar-menawar. Anda bahkan akan lebih terkejut lagi melihatb diskon yang mereka berikan. Namun,jika tidak meminta, Anda tidak akan memperolehnya. Mudah daja, bukan? (Paul Hanna)

Pisahkan secara tegas urusan keuangan bisnis dengan urusan keuangan pribadi. Jangan pernah membiarkan perusahaan atau bisnis Anda membayar pengeluaran-pengeluaran pribadi Anda. Anda lebih banyak hal dalam bisnis yang lebih bermakna dari pada uang; dan berusaha keraslah untuk menjalani hidup sebagai seorang yang terhormat danbermartabat. Bisnisku telah memperlakukan aku secara adil, dan aku harus bersikap adil juga terhadapnya sebagai balasannya. (Frederick Warburg Peters)

Telusuri pasar-pasar yang belum tersentuh dan belum diekplorasi dan belum tersentuh dieksplorasi. (Thomas G.Stemberg)

Jangan pernah terlalu mabuk di sebuah acara perusahaan yang bakal Anda sesali di pagi hari. Jangan pernah menerima apa pun dari siapa pun dalam bentuk pembayar kembali, pembagian keuntungan, suap, dan atau hadiah berlebihan, yang akan kembali dan menghantui Anda, dan itu selalu terjadi. Selalu bersikaplah jujur, milikilah integritas. Tidak ada seorang pun yang dapat merenggutnya dari Anda. (Peter J.Rose)

Waspadai perusahaan yang menampilkan akutansi yang lemah. Curigailah catatan kaki pada laporan keuangannya. Curigai persahaan yang menggemparkan-gemborkan proyeksi laba bersih dan ekspektasi pertumbuhan. (Warren Buffett)

Pastikan Anda menyukai bisnis Anda maupun cara mengelola bisnis tersebut. (Jack Welch)
Pinjamlah uang di kala Anda bisa, bukan di saat Anda membutuhkannya. (Gerard J.Arpey)
Kesulitannya terletak bukan pada ide-ide baru, tetapi dalam melepaskan diri dar ide-ide lama. (John Maynard Keynes)

Salah satu ancaman terbesar bagi pertumbuhan finansial Anda adalah kesuksessan financial. Banyak orang membuat kesalahan terbesar justru ketika sang serigala tidak lagi menunggu di depan pintu. Di saat tekanan dari pihak luar(seperti dept collector bank atau lembaga keuangan) mereda, maka dorongan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, bukan lagi datang dari pihak luar, melainkan harus datang dari dalam diri sendiri. Jika Anda telah berada pada kondisi keungan yang mapan, inilah saatnya menetapkan kembali tujuan agar Anda mampu mencapai potensi yang lebih besar. (Paul Hanna)

Investor sejati bersifat tenang. Mereka tahu harga saham akan turun atau naik. Mereka akan bereaksi dengan tenang. Mereka tidak panik. Investor sejati tidak pernah khawatir ketinggalan pesta; meraka khawatir akan datang pesta itu tanpa persiapan. (Warren Buffet)

Berhati-hatilah dengan pengeluaran kecil. Sebuah kebocoran kecil akan menenggelamkan sebuah kapal kecil. (Benjamin Franklin)

Pilih beberapa saham yang kemungkinan besar akan menghasilkan tingkat pengembalian di atas rata-rata dalam jangka panjang; pusatkan sebagian besar investasi Anda pada saham-saham itu; dan kuatkan mental untuk bertahan mengahadapi fluktuasi pasar jangka pendek. (Warren Buffeett)

Mungkin Anda melakukan kesalahan bodoh jika membeli asuransi jiwa untuk anak-anak Anda. Mungkin Anda juga melakukan kesalahan bodoh jika Anda membeli asuransi jiwa berjangka.(Dan Benson)

Jika Anda mendapati diri Anda berada di dalam sebuah luban, hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti menggali. (Will Rogers)

Buatlah jalan mereka memutar dan pancinglah mereka dengan keuntungan. (Sun Tzu)
Lihatlah seluruh pos pengeluaran Anda. Sungguh mengejutkan untuk hal-hal kecil bertambah tanpa di sadari. Karena itu buatlah anggaran belanja, cobalah mengurangi beberapa pengeluaran yang tidak perlu. Hitunglah penghematannya. Tanpa adanya anggaran, Anda akan tergoncang ketika semuanya harus Anda bayar pada saat yang bersamaan. Dengan menyusun anggaran mingguan yang baik, Anda akan dapat melihat sinyal atau tanda peringatan over-budget lebih baik. (Paul Hanna)

Ingat bahwa sukses itu tak pernah mudah. (Donald Trump)

Keputusan bisnis atau investasi yang bagus, akan membuahkan hasil ekonomis yang cukup memuaskan tanpa bantuan dari utang. (Warren Buffett)

Jika selalu uang, bukan berarti Anda tidak memiliki cukup uang. Melainkan, Anda tak punya cita-cita cukup besar untuk membuat Anda menyisihkan uang. Jika memiliki keinginan, Anda takkan banyak membuang uang hasil kerja Anda hanya untuk godaan kecil saja. (Paul Hanna)

Kesehatan yang membebani keuangan yang sehat. Kesehatan adalah aset kita yang terpenting. (Dan Benson)

Dalam menilai orang lain, Anda mencari tiga kwalitas : integritas, kecerdasan, dan energi. Jika Anda tidak memiliki yang pertama, dua yang lain akan membunuh Anda. (Warren Buffett)
Kalau sesuai dengan keuntungan, bertindaklah. Kalau tidak sesuai dengan keuntungan, berhentilah. (Sun Tzu)

Investor sejati bersifat sabar, mereka menunggu datangnya peluang yang tepat. Mereka lebih sering berkata “tidak” daripada “ya”. Kemampuan untuk berkata “tidak” merupakan keuntungan luar besar bagi seorang investor. (Warren Buffett)

Sebagian besar hal yang saya lakukan saya tiru dari orang lain. (Sam Walton)
Uang tidak menyelesaikan masalah. Uang dapat menimbulkan masalah. Kecerdasanlah yang dapat memecahkan masalah. (Promod Batra)

Hanya saat pohon terakhir mati dan sungai terakhir telah diracuni dan ikan terakhir telah tertangkap, baru kita akan menyadari bahwa kita tidak dapat memakan uang. (Cree India)
Bangkrut adalah kondisi yang sifat sementara; miskin adalah pemikiran berkata. (Paul Hanna)
Membayar menggunakan kartu kredit sama dengan menarik uang yang bukan milik Anda. Sedangkan membayar lewat kartu ATM berarti menarik uang yang benar-benar telah Anda miliki. Anda akan merasakan bahwa semalaman menghitung uang sebelum membeli barang yang benar-benar diperlukan, lebih bernilai dibandingkan menerima tagihan kartu kredit dari pembelian dari pembelian barang yang sudah Anda lupakan. (Paul Hanna)

Kita pikir kita punya jawabannya. Pertanyaan kitalah yang salah. (BONO)
Untuk meraih kemenangan, gunakanlah strategi enam langkah sebagai berikut:
Konsentrasikan usaha Anda dalam pasar yang berpotensi besar dengankompetitor yang sedikit.
Masuk ke pasar tersebut paling pertama, dalam skala besar.
Bangun posisi kepemilikan.
Lindungi posisi itu dengan segala cara.
Bidik keuntungan yang besar.
Berikan kepada pelanggan penawaran yang tidak dapat mereka tolak. (Bill Gates)

Peluang bisnis itu sama seperti bus, akan selalu ada satu lagi yang akan datang.(Richard Branson)

Mengetahui apa yang tidak akan Anda lakukan sama pentingnya dengan mengetahui apa yang akan Anda lakukan. (Michael Dell)

Saham cenderung lebih berhasil dibandingkan dengan kebanyakan investasi lainnya untuk jangka panjang. (Adam Shaw & Marc Robinson)

Pastikan karyawan Anda semakin kaya seiring bertambahnya kekayaan para investor dari luar. (Jack Welch)

Apakah ada orang yang melakukan hal bodoh belakangan ini, yang akan memberi saya peluang untuk membeli bisnis bagus di harga luar biasa. (Warren Buffett)

Kompetitor yang ramah adlah kontradiksi menggelikan. Sebagian besar merger dan akuisisi tidak berhasil. Hindari penipuan, Contohnya : Y2Y, dot-com,pialang saham, konsultan. Ini menghemat uang dan penyesalan. Jangan pernah menjadi orang yang mudah berkata ‘ya’, bertahanlah pada apa yang Anda yakini. Gelar tidak berpengaruh; seseorang harus memiliki dorongan, ambisi, semangat, kecerdikan, dan akal sehat. Komputer adalah sesuatu yang membantu, bukan sebuah solusi. Gunakan tombol Delete sesering mungkin. (Peter J.Rose)

Selama hidupnya, orang menjadi kaya karena mengikuti dua peraturan sederhana. Pertama, mereka berhemat, yang berarti membelanjakan lebih sedikit dibandingkan penghasilan. Kedua, mereka menggunakan kartu kredit secara bijaksana dan tidak berlebihan dalam utang. (Adam Shaw & Marc Robinson)

Jika Anda berusia 30 tahun atau lebih, jadikan tabungan pensiun sebagai prioritas keuntungan terpenting. (Dan Benson)

Saya tidak pernah berbisnis untuk mencari uang, tetapi untuk mengetahui bahwa, jika saya bersenang-senang maka uang akan datang. (Richard Branson)

Tujuan utama saya dalam kehidupan adalah untuk menghasilkan cukup uang yang akan digunakan untuk menciptakan lebih banyak penemuan lagi. (Thomas A. Edison)
Kesuksesan materi membuat Anda mampu berkonsentrasi pada hal lain yang benar-benar bermanfaat. Hal itu akan membuat perbedaan, bakan hanya dalam kehidupan Anda sendiri, tetapi juga dalam kehidupan orang lain. (Oprah Winfrey)

Yang kami lakukan di eBay adalah menghubungkan pembeli dan penjual lebih daripada yang dilakukan orang lain di dunia ini. (Meg Whitman)

Wall street adalah satu-satunya tempat dimana orang-orang pergi kesana naik Rolls Roys untuk mendapatkan nasihat dari orang-orang yang naik subway. (Warren Buffett)

Buatlah produk Anda terbaik, yang paling berguna, dan yang termurah. (Bill Gates)

Anda melakukan kesalahan bodoh jika: Garasi Anda tidak cukup besar untuk menampung kendaraan dan mainan-mainan bermotor Anda; Anda merasa tidak mengendalikan keungan Anda, tetapi keuangan Andalah yang mengendalikan hidup Anda; Anda memiliki atau sewa-beli lebih dari satu kendaraan untuk setiap anggota keluarga yang sudah dewasa; Anda memiliki jenis kendaraan yang tidak digunakan sedikitnya seminggu dua kali sebagai alat transportasi yang diperlukan; Membawa lebih dari satu kartu kredit di dompet Anda; Anda tidak dapat membayar setiap tagihan kartu kredit secara penuh akhir bulan; Anda atau padangan Anda merasa tidak tenang dengan beban utang Anda. (Dan Benson)

Setiap kali saya mengunjungi sebuah tempat, saya banyak sekali menghasilkan uang. Ayah saya dulu sering berkata bahwa saya tidak bisa menghasilkan uang hanya dengan duduk-duduk saja di belakang meja. (Donald Trump)

Meminjam uang dari teman bisa berakibat buruk. Jika Anda butuh uang, pergilah ke bank. Itulah fungsinya bank. (Paul Hanna)

Gagasan dasar dalam berinvestasi adalah memandang saham sebagai bisnis, menggunakan fluktuasi pasar demi keuntungan Anda , dan mencari marjin yang aman. Itulah yang diajarkan Ben graham kepada kita. Seratus tahun dari sekarang, hal-hal itu akan tetap menjadi landasan dalam berinvestasi. (Warren Buffett)

Jika Anda ingin membangun gedung sebesar Empire State, Anda harus membuat lubang yang sangat dalam dan pondasi yang sangat kokoh. (Promod Batra)

Kesuksesan dalam berinvestasi tidak berkorelasi dengan IQ jika Anda sudah berada di atas level 125. Jika Anda memiliki kecerdasan biasa, apa yang Anda perlukan adalah temperamen untuk mengendalikan dorongan yang menjerumuskan orang lain ke dalam masalah investasi. (Warren Buffett)

Saya telah mengamati bahwa sebagian besar orang, maju lebih cepat pada saat orang lain menyia-nyiakan waktu. (Henry Ford)

Walaupun saya bersyukur atas anugerah kekayaan, tetapi hal ini tidak mengubah diri saya. Kaki saya tetap berpijak di tanah. Saya hanya memakai sepatu yang lebih bagus. (Oprah Winfrey)
Anda tidak akan mendapatkan hasil dengan memecahkan masalah, melainkan dengan memanfaatkan peluang. (John Naisbitt)

Jika Anda tidak membayarnya hari ini, Anda tidak akan sanggup membayarnya besok, karena disertai bunga. (Dan Benson)

Setengah mabuk hanya buang-buang uang saja. Jika Anda hendak melakukan sesuatu, lakukan dengan benar. Dengan 100% komitmen. Semua atau tidak sama sekali. (Guntur Petz)

Jika kita menghormati kekuatan lawan dan dengan tekun mempelajari gerakannya, kita akan menang. Jika kita meremehkan lawan dan tidak memperhatikan arti gerakan-gerakannya, kita akan kalah. (Sun Tzu)

Selalu lebih mudah untuk berkata tidak kepada satu vendor daripada berkata tidak kepada bank Anda. Ingatlah siapa yang mengontrol uang belanja. (William F.Tyree)

Harga saham merupakan opini, namun dividen adalah faktanya. Jadi, sepertikan yang dikatakan Sersan Joe Friday, tolong diberi saya faktanya saja. (Charles J.Urstadt)

Jangan pernah mengambil suatu pekerjaan hanya karena uangnya, karena tidak lama kemudian, seperti setiap organisme hidup, Anda akan hidup di luar tujuan-tujuan semula. (Jack Valenti)

Kalau tidak menguntungkan, jangalah bertindak. Kalau tak mungkin menang, janganlah menggunakan pasukan. Kalau tidak dalam bahaya, janganlah bertempur. (Sun Tzu)

Kita tidak harus lebih pintar daripada yang lain; kita harus lebih disiplin daripada yang lain.(Warren Buffett)

Berinvestasi merupakan perkara memutuskan seberapa banyak kepercayaan atau keyakinan yang di janjikan kepada Anda. (Adam Shaw & Marc Robinson)

KATA-KATA MOTIVASI



"Saya harus melakukan sesuatu supaya tetap hidup. (Lee Iacocca)"

"Orang pertama yang harus mempercayai Anda adalah diri Anda sendiri. (Anonim)"

"Cepat atau lambat kemenangan akan menjadi milik orang yang percaya bahwa mereka akan meraih kemenangan. (Arnold Palmer, Pegolf Kaliber Dunia)"

"Mencoba menjadi lebih baik adalah demi menjadi lebih baik. (Charlotte Cushman)"

"Anda ingin menang tapi merasa tidak mampu, hampir pasti Anda tidak akan menang. (Arnold Palmer, Pegolf Kaliber Dunia)"

"Bercita-citalah setinggi langit, karena kalaupun engkau jatuh, engkau masih terduduk di antara bintang-bintang. (Anonim)"

"Lakukanlah apa yang takut Anda lakukan, maka rasa takut itu akan hilang. (Ralp Waldo Emerson)"

"Hindari kerumunan. Bangun pemikiran Anda sendiri. Jadilah pemain catur, bukan pionnya. (Ralph Charell)"

"Saya tidak tahu kunci sukses, tapi kunci kegagalan adalah mencoba menyenangkan orang. (Bill Cosby)"

"Janganlah biarkan diri Anda melihat segala sesuatu secara umum saja. (Samuel Johnson)"

"Seseorang yang bepergian sendiri dapat memulainya. Tetapi dia yang berpergian dengan orang lain harus menunggu sampai yang lainnya siap. (Henry David Thereau)"

"Kadang-kadang memenangkan suatu pertarungan berakibat buruk daripada jika Anda kalah. (Billie Holiday)"

"Melakukan kesalahan dalam hidup bukan saja lebih terhormat, tetapi lebih bermanfaat dari pada tidak melakukan apa-apa sama sekali. (George Bernard Shaw)"

Kalau semangat mendorongmu, biarkan alasan memegang kendali. (Benjamin Franklin)

Sukses adalah hasil 1% yang berasal dari 99 % kegagalan. (Soichiro Honda)

Cara tercepat untuk menuntaskan banyak hal adalah dengan menyelesaikannya satu demi satu. (Samuel Smiles, Penulis)

Pengalaman adalah guru yang eksentrik. Ia memberikan ujian lebih dulu, baru pelajarannya. (Anonim)

Jangan berharap masalahnya akan menjadi lebih mudah. Berharaplah bahwa Anda punya kemampuan yang lebih baik. (Jim Rohn)

Kegagalan adalah guru yang keras, tapi ia guru yang terbaik. (Anomim)

Bukan Gunung yang kita harus kita taklukkan tetai diri sendiri.

saya tidak ingin melompat tujuh anak tangga sekaligus. yang saya lakukan adalah naik satu demi satu anak tangga. (Warren Buffett)

Kekuatan bukan bersumber dari kemenangan. Perjuangan Andalah yang melahirkan kekuatan. Ketika menghadapi kesulitan dan tidak menyerah, itulah kekuatan Anda.

Dimana ada keruwetan, temukanlah hal-hal yang simpel.

Dua jalan di pisahkan oleh pohon, dan saya mengambil jalan yang jarang di tempuh orang. dan itulah membuat perubahan. (Robert Frost)

Start Every day with a smile, and get it over with

Jika anda tidak mengerti Batas Kemampuan, Anda tidak akan meraih banyak dalam hidup.

Banyak hal yang bisa diselesaikan dalam satu hari. sayangnya, hari itu kita perlakukan sebagai esok hari.

Jangan bergantung pada keberuntungan tetapi pada sikap.

Anda berhenti tertawa bukan karena bertambah tua. Sebaliknya, Anda bertambah tua justru karena berhenti tertawa.

Sedikit saja Anda khawatir setiap hari dan sepanjang hidup, Anda akan kehilangan beberapa tahun. Kalau sesuatu yang buruk terjadi, perbaiki jika Anda bias. Tapi latih diri Anda unruk tidak khawatir. Kekhawatiran tak pernah memperbaiki apa-apa.

Jika Anda menginginkan hidup yang bahagia, ingatlah dua hal : dalam hal prinsip, tetaplah teguh seperti sebuah batu karang, dalam hal selera, ikuti arus yang ada.

Semakin lama kita hidup, semakin kita menemukan bahwa kita mirip dengan orang lain.

Jika dalam melakukan segala sesuatu Anda sungguh-sungguh memegang prinsip “dengan sepenuh hati”, niscaya Anda dapat mengerjakan hal-hal yang luar biasa.

Kita menyambung hidup dengan apa yang kita peroleh, tapi kita menghadirkan kehidupan dengan apa yang kita berikan.

Anda harus waspada dengan kesenangan. Pastikan Anda menikmatinya dan bukan dikendalikannya.

Bila sekedar mendengar, kita akan lupa. Setelah melihat, barulah kita bisa mengingat. Dan setelah mengerjakan, barulah kita bisa memahami.

Sepuluh karakter yang paling dikagumi dari seorang pemimpin:
-Jujur
-Kompeten
-Visioner
-inspiratif
-cerdas
-adil
-berwawasan luas
-berani
-konsisten dan
-imajinatif.

Seni memimpin adalah seni mengatakan “tidak”, karena mengatakan “ya” itu sangat mudah.

Kepemimpinan tercermin dari tindakan, bukan kedudukan.

Guru yang biasa-biasa, berbicara. Guru yang bagus, menerangakan. Guru yang hebat, mendemonstrasikan. Guru yang agung, member inspirasi.

Tiga criteria yang harus dimiliki seorang pemimpin. Pertama, integritas, kejujuran, dan karakter yang kua. Kedua,kemampuan atau kompetensi. Ketiga, akseptabilitas.

Cara pertama untuk mengukur kecerdasan seorang penguasa adalah melihat siapa orang-orang disekitarnya.

Pikiran tanpa isi adalah kosong. Intuisi tanpa konsep adalah buta.

Jangan kikir terhadap orang-orang yang bekerja pada Anda. Seringkali dalam dunia usaha, orang terlalu focus untuk mewujudkan apa yang diinginkan pemegang saham dan cenderung untuk melukan penggerak utama agar usaha itu bisa sukses setiap hari oleh para pegawai.

Keberanian adalah kemampuan untuk berdiri dan menyuarakan pendapat. Namun keberanian juga kemampuan untuk duduk diam dan mendengarkan.

Ada dua motivasi terbesar dalam hidup. Yang satu adalah karena takut. Yang lainnya adalah karena cinta. Anda dapat menjadi pemimpin yang ditakuti, tetapi Anda akan diyakinkan bahwa orang-orang tidak akan menampilkan kemampuan mereka yang sebenarnya.

Jika Anda memperlakukan seperti apa adanya dia, niscaya ia akan menjadi dirinya sendiri. Namun jika Anda memperlakukannya lebih dari dirinya sekarang, ia akan melebihi dirinya sendiri.

Penghargaan tertinggi untuk kerja keras seseoarang bukanlah apa yang ia hasilkan, tapi bagaimana ia berkembang karenanya.

Memiliki hak untuk melakukan sesuatu tidaklah sama dengan keharusan melakukan sesuatu secara benar.

Manusia menghabiskan hidupnya untuk memikirkan masa lalu, mengomentari masa kini dan mencemaskan masa depan.

Seorang penggosip adalah ia yang bicara padamu tentang orang lain. Seorang pembual adalah ia yang berbicara padamu tentang dirinya sendiri. Seorang pembicara handal adalah ia yang bebicara padamu tentang dirimu.

Satu bahan terpenting dari formula kesuksessan adalah mengetahui bagaiman untuk bekerja sama dengan orang lain.

Sebatang anak panah mudah dipatahkan, tetapi tidak demikian dengan sepuluh anak panah yang disatukan.

Kejujuran adalah teknik terbaik yang bisa kita gunakan. Bicara langsung berhadapan dengan orang lyang kita maksud, bicara langsung berhadapan dengan orang yang kita capai, dan apa yang bersedia kita korbankan untuk mencapainya.


Untuk menangani diri Anda sendiri, gunakanlah kepala Anda . untuk menangani orang lain gunakanlah hati Anda.

Satu orang bekerja bersama dengan Anda sama nilainya dengan selusin orang yang bekerja untuk Anda.

Jangan gunakan orang-orang untuk membangun perkerjaan besar. Gunakanlah perkerjaan Anda untuk membangun orang-orang besar.

Seseorang mempelajari tentang orang lain melalui hati, bukan melalui mata dan pikiran.

Anda tidak dapat membuat orang lain merasa penting di hadapan Anda apabila Anda secara diam-diam merasa dia bukan siapa-siapa.

Kebahagiaan adalah doa. Kebahagiaan adalah kekuatan. Kebahagiaan adalah cinta. Kebahagiaan adalah jarring cinta yang bisa Anda gunakan untuk menyentuh jiwa.

Dibalik pria yang sukses, terdapat seorang wanita yang sabar.

Minggu, 10 Mei 2009

DZIKIR KEPADA ALLAH SWT

“Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah (kepada Allah) dengan sebanyak mungkin”
(Al Ahzab : 41)


Pengertian “Dzikir atau ingat” disini tempatnya didalam hati, bukan di lisan.
Meskipun lisannya mengucapkan “Allah-Allah”, tetapi apabila hatinya teringat ke sana-sini, berarti tidak dapat dikatakan Dzikir. Karena antara yang di ucapkan dengan yang ada di hati tidak sejalan, bahkan bertolak belakang.
Seharusnya ketika lisan menyebut “Allah”, maka dalam hati merasa menghadap kepadaNya. Dan hal itu perlu latihan secara terus-menerus.
Dzikir atau ingat, adalah syarat utama yang harus dijalankan oleh orang yang ingin ma’rifat kepada Allah. Bahkan keberadaannya merupakan tiang penyangga dan orang tidak akan sampai kepada tujuan, tanpa istiqomah dalam berdzikir.
Dzikir lisan (dengan ucapan) adalah sarana untuk menuju dzikir qalbi (hati). Jika mampu melaksanakan kedua-duanya, maka ia mendekati kesempurnaan.
Abu Ali ad Daqad berkata: “Dzikir adalah menyebarkan kewalian. Barang siapa beristiqamah, maka dia dianugerahi penyebaran. Tetapi apabila dia mencabut dzikir, maka penyebaran kewalian dicabut darinya”
Menurut Al Wasithi, bahwa dzikir adalah usaha untuk keluar dari medan kelengahan menuju kepastian musyahadah yang mampu mengalahkan tekenan ketakutan dan tarikan rasa cinta.
Dzun Nun al Mishri berkata :“Barang siapa ingat kepada Allah dengan sesuatu (berdzikir), Allah akan menjaganya dari segala sesuatu. Baginya punya pengganti dari segala hal”.
Dzikir itu mempunyai beberapa keistimewaan, di antaranya ialah tidak dibatasi oleh waktu. Bahkan tidak ada waktu bagi seorang hamba diperintah berdzikir, baik yang wajib atau sunnah.
Sedangkan shalat meskipun mempunyai kedudukan yang paling mulia, namun dalam waktu-waktu tertentu tetap tidak boleh dilaksanakan. Sedangkan berdzikir boleh dilaksanakan kapan saja dan dimana saja, bahkan sepanjang masa.

MENUMBUHKAN RASA TAKUT KEPADA ALLAH SWT

“Tidak akan masuk neraka orang yang menangis karena takut kepada Allah SWT sebelum ada air susu yang kembali kepada teteknya dan tidak akan berkumpul debu-debu dalam perang membela agama Allah SWT, Serta asap Neraka jahanam di tempat sampah.”



Syaikh Imam Ghazali ra, menjelaskan :
“Takut itu adalah cambuk Allah SWT, maka dengan cambuk itu digiringlah hamba-hambaNya untuk selalu tetap tekun pada ilmu dan amal. Dengan ilmu dan amal, maka mereka memperoleh kedudukan di sisi Allah SWT”.

Ukuran rasa takut yang dimilki manusia itu bertingkat-tingkat. Yang paling rendah adalah rasa takut yang hanya sekejap, selanjutnya rasa takut yang biasa saja (sedang) kemudian rasa takut yang berlebihan.

Adapun rasa takut yang sekejap, seperti halnya rasa takut seorang wanita yang hatinya mudah tersentuh. Yakni timbulnya perasaan takut ketika mendengar alunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dia mata dan menangis.

Yang demikian itu sama halnya dengan perasaan sedih. Jika persaan sedih ( terharu) atau takut telah lenyap dari hatinya, maka ia akan melupakan. Bahkan sama sekali tidak ingat. Yakni tidak membekas ataupun terkesan di dalam hatinya.

Rasa takut seperti itu sedikit sekali manfaatnya, sama seperti sebuah ranting kecil untuk mencampuk kuda yang kuat. Maka ranting tersebut tidak dapat menyakitinya serta tidak mampu untuk menggiring ke tempat tujuan. Itulah ukuran rasa takut pada kebanyakan orang, kecuali orang-orang yang arif atau para ulama.

Meraka memiliki rasa takut yang membekas dan dapat dijadikan cambuk untuk istiqomah dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagi orang yang ingin mempertajam mata bathinnya, maka seharusnya melakukan hal itu, membunuh hawa nafsu yang cenderung mengajak dan berbuat maksiat.

Apabila berhasil membakar hawa nafsu syawatnya (keinginan) kepada dunia ,maka ia akan menjadi manusia yang lemah lembut dan khusu’ dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Serta merasa hina di hadapanNya sehingga pada akhirnya hati menjadi tenang.

Dan ia tidak akan sombong atau ujub, kebusukan serta kedengkian hatinya perlahan-lahan akan lenyap. Karena dengki dan busuk hatinya adalah penyakit jiwa yang merusak amal perbuatan.

Apabila seseorang merasa takut akan siksa Allah SWT, pasti ia berusaha sekuat mungkin dalam menjaga hati dari penyakit seperti itu. Takut ibarat binatang buas, seseorang yang di terkam tentu keadaan sangat darurat. Ia tidak tahu, apakah binatang tersebut lengahsehingga bisa melepaskan diri atau justru menjadi mangsanya.

Karena merasa sangat ketakutan, maka ia berfikir serta tubuhnya berontak. Berjuang menyelamatkan diri. Demikian pula orang yang merasa takut kepada Allah SWT, maka harus berjuang lebih keras daripada usahanya untuk melepaskan diri dari binatang buas.

Orang yang takut kepada Allah SWT dan takut akan siksaNya, maka dapat dilihat dari amal perbuatannya. Ia berusaha mencegah diri dari perbuatan-perbuatan yang terlarang. Apabila berhasil mencegah dirinya dari perbuatan yang haram, maka harus diingakatkan dengan mencegah diri dari sesuatu yang halal tetapi meragukan.
Tingkatan ini disebut taqwa, sebab taqwa adalah meninggalkan sesuatu yang meragukan. Karena waspada agar tidak lagi terjebak ke dalam perbuatan yang terlarang, maka meninggalkan yang halal tetapi meragukan adalah lebih utama.
Rasa takut yang harus dipahami oleh penempuh jalan sufi, adalah takut secara lahir dan bathin. Dan bukan takut yang hanya terbatas di dalam hati saja melainkan juga diikuti dengan lahiriah, yaitu mencegah hawa nafsu.

Apabila seseorang telah takut berbuat maksiat atau sesuatu yang dilarang dan takut melakukan sesuatu yang halal tetapi meragukan, maka itulah orang yang bertakwa. Sesungguhnya taqwa adalah mencegah dari perbuatan yang tidak baik sesuai dengan yang dikendaki oleh rasa takut itu sendiri.

Hal yang bersih tentu rasa takutnya kepada Allah lebih kuat dari pada hati yang kotor ( oleh kemaksiatan).

Dalam hal ini Abu Sulaiman ad Darani berkata:

“Tidaklah rasa takut itu berpisah dari hati, terkecuali hati telah rusak”.

Selama manusia memiliki rasa takut kepada Allah SWT, maka tetap menapaki jalan kebenaran kepada jalan yang sesat. Namun ketika ia tidak lagi mempunyai rasa takut, maka dengan mudah ia membelokkan langkah dari jalan kebenaran kepada jalan sesat.
Takut dan harap itu laksana dua sisi uang. Di dalam hatinya manusia rasa takut dan harap itu selalu ada, tergantung mana yang lebih kuat. Jika harapan lebih kuat, maka ia dapat mengalahkan hati dan akan menjadi rusak. Maka seharusnya takut di dalam hatinya harus lebih kuat.

Apabila selalu berharap untuk mendapatkan surga-Nya, maka manusia menjadi kurang ikhlas dalam beribadah. Tetapi apabila rasa takut lebih kuat menguasi hatinya, maka manusia akan selalu berbakti.

Loking For Money Per_Klik

YourNight.com

Penghasil Dolar